Dalam suasana penuh keakraban, Gubernur juga mengingatkan warga agar tidak terburu-buru kembali ke rumah apabila kondisi masih berisiko.
“Kalau masih berisiko, jangan paksa kembali ke rumah. Tunggu sampai aman,” pesan Gubernur.
Gubernur mengatakan keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Karena itu, warga juga diminta menunda perbaikan rumah yang mengalami kerusakan hingga situasi benar-benar aman.
“Perbaikan rumah jangan dulu dilakukan sekarang karena masih rawan. Yang paling penting adalah keselamatan kita semua,” ujarnya.
Di tengah kekhawatiran warga mengenai kondisi ekonomi setelah bencana, Gubernur turut menyampaikan pesan pemerintah pusat mengenai masyarakat yang memiliki pinjaman.
Ia meneruskan pesan Presiden, Wakil Presiden, dan Menteri Keuangan bahwa masyarakat yang terdampak bencana dan memiliki pinjaman akan mendapatkan toleransi dalam pelunasan sesuai kebijakan pemerintah.
“Bagi yang punya pinjaman, akan ada toleransi dalam pelunasan. Jadi jangan terlalu khawatir,” kata Gubernur.
Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab. Gubernur menyapa dan berbincang dengan warga, sementara masyarakat menyampaikan kondisi mereka secara terbuka. Di tengah situasi sulit, kehadiran Gubernur memberi ruang bagi warga untuk merasa didengar dan tidak menghadapi bencana seorang diri.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












