“Kami ingin menunjukkan kepada dunia bahwa desa kami juga memiliki potensi untuk berkembang. Kami juga ingin mengajak masyarakat desa untuk bersama-sama membangun desa yang lebih baik,” Kata Abdullah Kader.
Terlihat dari hasil tema tema video yang mereka produksi selama pelatihan enam hari diantaranya tentang, Komoditas kemiri, budaya pembagian lahan yg mengedepankan tradisi nenek moyang, pembuatan gerabah, proses tenun kain songkek, hingga sendok nasi tempurung kelapa.
Semuanya merupakan aktivitas masyarakat desa yg memiliki dampak positif untuk perekonomian mereka serta kelestarian adat dan budaya yang masih kental sampai hari ini.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












