“Ini tanggung jawab besar bagi kita semua, termasuk pemerintah dan stakeholders terkait, untuk memenuhi kebutuhan perumahan di NTT,” ujar Boby.
Dalam kesempatan tersebut, Boby juga menyampaikan bahwa NTT menempati urutan kedua di Indonesia untuk jumlah rumah tidak layak huni.
Ini menjadi pekerjaan besar bagi pemerintah, asosiasi, dan pihak-pihak terkait untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat NTT.
Di momen Hari Kemerdekaan RI ke-79 ini, Boby menekankan bahwa kemerdekaan sejati hanya bisa dirasakan jika masyarakat memiliki rumah sendiri.
“Orang belum merdeka kalau belum punya rumah sendiri, apalagi jika tinggal di pondok indah mertua,” ujarnya sambil berkelakar.
Acara pembukaan Bank NTT-REI Expo 2024 resmi dibuka oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi NTT, Flori Rita Wuisan, yang mewakili Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia G.L. Kalake.
Dalam sambutannya, Penjabat Gubernur Ayodhia menekankan bahwa rumah adalah kebutuhan dasar manusia dan mengajak seluruh stakeholders untuk tidak ragu dalam mendukung program perumahan di NTT.
Ketua Panitia Pameran, Chandra Sentosa, mengungkapkan bahwa pameran ini berlangsung selama 10 hari, dari 16 hingga 25 Agustus 2024, diikuti oleh 14 developer yang tersebar di 28 lokasi se-NTT.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












