“Sebagai wakil rakyat, saya ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa setiap tahun pemerintah kota terus melakukan perbaikan jalan di setiap kelurahan di Kota Kupang,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak benar.
“Saya menghimbau kepada masyarakat agar jangan terprovokasi dengan berita-berita hoaks yang menyebutkan jalan di GOR tidak diperhatikan oleh Wali Kota Kupang,” ujarnya.
Terkait persoalan anggaran, Ahmad Talib mengakui bahwa kebutuhan biaya pembangunan jalan cukup besar, sementara adanya efisiensi anggaran dari pemerintah pusat menyebabkan sejumlah usulan harus dikurangi.
“Memang anggaran untuk jalan cukup signifikan, apalagi dengan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, banyak usulan yang dipangkas. Tetapi pemerintah dan DPRD tetap berpikir bagaimana kepentingan masyarakat tetap berjalan,” jelasnya.
Ia mencontohkan pembangunan jalan di wilayah Taebenu, Kelurahan Naimata, yang sebelumnya mengalami kerusakan parah dan akhirnya bisa dikerjakan pada masa kepemimpinan Christian Widodo bersama Serena.
“Contohnya jalan Taebenu di Kelurahan Naimata yang sebelumnya lumpuh total, akhirnya di era kepemimpinan Wali Kota Cris–Serena dikerjakan dengan anggaran kurang lebih Rp13 miliar,” katanya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












