KONI Tetapkan 22 Cabor untuk NTT di PON 2028

Avatar photo
IMG 20260228 WA0006

KR – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Bobby Lianto, menyampaikan komitmen kuat dunia usaha dalam mendukung kesuksesan PON Nusa Tenggara 2028.

Pernyataan tersebut disampaikannya usai menghadiri rapat penting penentuan cabang olahraga (cabor) untuk PON Nusa Tenggara 2028 yang digelar Jumat, 27 Februari 2026, di Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Senayan, Jakarta.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Agenda strategis ini menjadi tonggak awal persiapan teknis menuju ajang olahraga nasional empat tahunan tersebut.

Rombongan dari NTT dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, yang juga menjabat Wakil Ketua I KONI NTT.

Kehadiran Johni menegaskan komitmen kuat Pemerintah Provinsi NTT dalam menyukseskan PON 2028.

Turut mendampingi, Sekretaris Umum KONI NTT Alfons Theodorus, Kepala Dinas PUPR NTT Benyamin Nahak, Plt Kadispora NTT Linus Lusi, serta Sekretaris Dispora NTT Karel Muskanan.

Dukungan sektor swasta juga terlihat dalam rombongan tersebut. Selain Bobby Lianto yang menjabat Wakil Bendahara I KONI NTT, hadir pula Restu Dupe selaku Ketua Umum HIPMI NTT yang juga Ketua Bidang I Organisasi KONI NTT.

Baca Juga :  Koalisi Besar dan Suara Signifikan, Melki-Johni Diprediksi Menang Pilgub NTT

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, didampingi Wakil Ketua Umum Sarwano.

Hadir pula Ketua KONI NTB H. Mori Hanafi bersama jajaran Pemerintah Provinsi NTB serta perwakilan KONI DKI Jakarta.

Pertemuan yang berlangsung lebih dari dua jam itu membahas secara detail kesiapan teknis, infrastruktur, serta distribusi cabang olahraga antara tiga wilayah tuan rumah.

Sebagaimana diketahui, PON 2028 akan digelar di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, dengan dukungan DKI Jakarta sebagai daerah penyangga, dan secara resmi mengusung nama PON Nusa Tenggara 2028.

Dalam keputusan yang telah disepakati bersama, sebanyak:

1. 22 cabang olahraga akan diselenggarakan di NTT

2. 26 cabang olahraga di NTB

3. 14 cabang olahraga di DKI Jakarta sebagai daerah penyangga

Hasil keputusan tersebut dituangkan dalam berita acara resmi dan ditandatangani oleh tiga pihak, yakni KONI Pusat, KONI NTB, dan KONI NTT.

Baca Juga :  Johni Asadoma Ajak Warga Hidup Sehat dan Siap Sambut PON 2028

Penetapan ini menjadi dasar hukum sekaligus pijakan awal percepatan persiapan venue, anggaran, hingga pembinaan atlet di masing-masing provinsi.

Bobby Lianto menegaskan, sektor swasta melalui Kadin NTT siap bersinergi dengan pemerintah dan KONI untuk memastikan penyelenggaraan PON 2028 berjalan sukses.

“PON Nusa Tenggara 2028 bukan hanya soal prestasi olahraga, tetapi juga peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, serta mempromosikan potensi pariwisata NTT ke tingkat nasional,” tegasnya.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, KONI, dan pelaku usaha akan menjadi kekuatan utama dalam menciptakan PON yang sukses secara prestasi, administrasi, maupun dampak ekonomi.

Dengan ditetapkannya pembagian cabang olahraga, Pemerintah Provinsi NTB dan NTT bersama jajaran KONI secara resmi menyatakan kesiapan penuh untuk menyukseskan penyelenggaraan PON Nusa Tenggara 2028.

Ajang ini diharapkan tidak hanya menjadi kompetisi olahraga nasional, tetapi juga momentum kebangkitan ekonomi dan promosi pariwisata kawasan timur Indonesia yang lebih luas dan berkelanjutan.**

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung