Ada Kabar Baik untuk Petani Indonesia Datang dari Istana Merdeka

Avatar photo
Reporter : Admin
3850IMG 20241230 WA0073

KRKabar baik bagi para petani Indonesia datang dari Istana Merdeka. Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih pada Senin (30/12).

Dalam rapat yang berlangsung selama dua setengah jam tersebut, pemerintah membahas langkah-langkah strategis menuju swasembada pangan. Hasilnya, sejumlah keputusan penting yang menguntungkan petani pun diambil.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Salah satu keputusan utama yang diambil adalah penghentian impor beras pada tahun 2025. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengungkapkan bahwa keputusan ini didasarkan pada tren positif produksi beras nasional.

Baca Juga :  Buruan Daftar,Lowongan Kerja Kementerian PPN / Bappenas Terbaru Juni 2024, Berikut Link dan Cara Daftarnya!

“Dalam ratas yang pertama, kita sudah memutuskan untuk tidak impor beras tahun depan,” ujar Menko Zulhas dalam keterangannya kepada media usai rapat.

Selain penghentian impor, pemerintah juga menaikkan harga hasil produksi petani untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah disepakati naik dari Rp6.000 menjadi Rp6.500 per kilogram, sementara harga jagung naik dari Rp5.000 menjadi Rp5.500 per kilogram.

Baca Juga :  Kabar Gembira! Menteri Keuangan Sri Mulyani Cairkan THR bagi ASN, TNI, Polri, dan Pensiunan

“Tadi sudah diputuskan oleh Bapak Presiden, kabar gembira untuk para petani. Harga gabah naik menjadi Rp6.500, dan jagung naik menjadi Rp5.500,” ungkap Zulhas.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung