Menurutnya, kehidupan bersama tidak mungkin dibangun tanpa komunikasi dan keterbukaan antar kelompok. Karena itu, ruang-ruang diskusi seperti talkshow tersebut menjadi penting untuk memperkuat kualitas hidup bersama di tengah masyarakat majemuk.
Ketua Pemuda Katolik Komcab Kota Kupang, Valentinus Kopong Masan, mengatakan bahwa tema moderasi beragama diangkat karena realitas sosial saat ini membutuhkan lebih banyak ruang edukasi dan refleksi bersama.
Ia menilai generasi muda memiliki tanggung jawab besar menjaga persatuan bangsa melalui teladan hidup yang menghargai perbedaan.
“Moderasi beragama tidak boleh berhenti menjadi slogan bahwa NTT adalah Nusa Terindah Toleransi. Kita harus memastikan nilai itu benar-benar hidup dalam tindakan sehari-hari,”tandasnya.
(*/ran)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












