Pesan Paskah 2025 Uskup Agung Ende di Tengah Dunia yang Terluka

Avatar photo
Reporter : Hendrik
uskup paul kleden 1
Mgr. Paulus Budi Kleden, SVD, Uskup Agung Ende. (foto istimewa)

KR – Dalam semangat perayaan Paskah yang penuh sukacita, Mgr. Paulus Budi Kleden, SVD, Uskup Agung Ende, menyampaikan pesan penuh makna kepada seluruh umat Katolik.

Dalam pesan Paskah pada Minggu, 20 April 2025, disampaikan melalui Komisi Komunikasi Sosial (KOMSOS) Keuskupan Agung Ende, beliau mengajak umat untuk tidak hanya merayakan kebangkitan Tuhan secara simbolik, tetapi menghidupi maknanya secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Kebangkitan Tuhan adalah dasar iman kita, tanda kasih Allah yang tak terbatas, dan jaminan bahwa di balik penderitaan, selalu ada harapan baru,” tegas Uskup Paulus.

Di tengah hiruk pikuk dan kebisingan dunia modern, Uskup Agung mengingatkan umat untuk merenungkan kembali makna terdalam dari Paskah yakni pembaharuan, transformasi, dan kemenangan atas maut.

Baca Juga :  Paskah dan Tahun Yubileum 2025: Mengetuk Pintu Hati Yesus, Menyalakan Harapan

Beliau menekankan bahwa melalui Kristus yang bangkit, kita diajak keluar dari kegelapan menuju terang, dari luka menuju kesembuhan, dan dari keputusasaan menuju pengharapan.

Menurut Uskup Paulus bahwa Paskah bukanlah momen pasif, tetapi undangan untuk bertindak.

Umat diajak menjadi agen perubahan yang kreatif dan setia, yang menyalurkan damai, kasih, dan harapan ke tengah masyarakat.

“Kita tidak hanya menjadi pengamat, tetapi murid Kristus yang aktif menghadirkan perdamaian, terutama kepada mereka yang terpinggirkan dan menderita.”

Pertobatan Ekologis: Panggilan Paskah 2025

Dalam pesan yang selaras dengan tema ekologis tahun ini, Uskup Agung menyerukan pertobatan ekologis.

Beliau mengajak seluruh umat untuk hidup lebih selaras dengan alam dan bertindak nyata untuk menyembuhkan luka bumi.

Baca Juga :  SMAK St. Yakobus Lewoleba Warnai Hari Toleransi Lembata

“Hanya dalam kasih Yesus, kita dapat menyembuhkan luka alam dan peradaban. Kita diajak memperbarui semangat peduli terhadap lingkungan sebagai wujud iman yang hidup.”

Uskup Agung juga mengajak umat untuk berani mengubah pola pikir dan tindakan secara konsisten, serta menggali kreativitas dalam menyebarkan kasih Tuhan di tengah tantangan dunia modern.

Paskah: Sumber Sukacita dan Kekuatan Baru

Menutup pesannya, Uskup Paulus menyampaikan harapan agar semangat Paskah terus membimbing dan menerangi hidup umat.

Paskah menjadi kekuatan bagi setiap pribadi untuk terus melangkah dalam ziarah iman sebagai peziarah pengharapan.

“Semoga Paskah ini mengisi hati kita dengan sukacita, pikiran dengan kebijaksanaan, dan tindakan dengan belas kasih.”

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung