Menurut Johni, pasangan Melki-Johni adalah pilihan tepat untuk memimpin NTT karena memiliki akses langsung ke pusat kekuasaan di Jakarta. Sebagai kader Gerindra, Johni memiliki hubungan dengan Presiden terpilih, Prabowo Subianto, sementara Melki Laka Lena sebagai kader Golkar turut didukung oleh partai koalisi Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.
Pasangan Melki-Johni juga didukung oleh berbagai partai politik besar seperti PSI, Demokrat, PAN, PPP, Perindo, Garuda, Gelora, PKN, dan Prima. Johni menegaskan, untuk membangun infrastruktur, sektor pertanian, perikanan, peternakan, dan sumber daya manusia, diperlukan bantuan dari pusat dalam bentuk Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK).
“Saya dan Pak Melki punya jaringan di pusat, dengan akses langsung ke presiden dan DPR. Dengan itu, kami akan diprioritaskan dalam hal anggaran,” kata Johni.
Winston Rondo, Anggota DPRD NTT, menambahkan bahwa pasangan Melki-Johni menguasai mayoritas kursi di DPRD provinsi, yaitu 36 dari total 65 kursi.
Selain itu, dari 650 kursi DPRD kabupaten/kota, pasangan ini menguasai 384 kursi. Data tersebut menunjukkan kekuatan politik Melki-Johni yang signifikan, menjadi alasan kuat untuk memilih mereka sebagai pemimpin NTT lima tahun ke depan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












