BEMNUS NTT Bergerak: Ubah Stigma Buruk, Tolak Aksi Anarkis

Avatar photo
IMG 20250912 WA0074

KR– Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEMNUS) NTT, Andi Laksono Umbu Y. Sanjaya, menegaskan komitmennya dalam menata ulang peran organisasi mahasiswa di Nusa Tenggara Timur.

Sejak terpilih untuk masa bakti 2025–2026, ia bersama pengurus aktif melakukan koordinasi dan audiensi dengan para rektor di berbagai perguruan tinggi di NTT.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Menurutnya, langkah ini penting untuk mengubah mindset, culturset, serta memperbaiki citra BEMNUS NTT yang sebelumnya kerap dinilai negatif karena sering terlibat aksi unjuk rasa bersifat subversif.

Baca Juga :  Aksi Nyata IMM NTT: Generasi Muda Tegaskan Komitmen untuk Indonesia Maju

“Kami ingin BEMNUS NTT tidak lagi dipandang sebagai organisasi yang memberi pengaruh buruk, melainkan sebagai mitra kritis yang solutif,” jelasnya saat memberikan keterangan di Jl. Palapa, Kelurahan Oebobo, Kota Kupang, Kamis (11/9/2025).

Andi menegaskan bahwa hingga kini BEMNUS NTT tetap fokus pada isu-isu aktual, khususnya terkait kebijakan pemerintah dan kinerja DPR.

Baca Juga :  Ada Lima Alasan BEMNus NTT Tolak penerapan Asas Dominus Litis dalam RKUHAP

Terkait meningkatnya tunjangan atau gaji DPR, pihaknya mengimbau agar elemen mahasiswa tidak terprovokasi melakukan aksi anarkis di lapangan.

Sebagai gantinya, BEMNUS mendorong pernyataan sikap yang terukur dan mengedepankan dialog langsung dengan pemerintah.

“BEMNUS NTT berkomitmen menyampaikan aspirasi secara tepat sasaran. Aksi anarkis bukan jalan keluar, yang terpenting adalah ruang dialog agar mahasiswa benar-benar didengar,” tambahnya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung