Keempat, evaluasi program tak cukup hanya mengukur jumlah uang yang tersalur, tetapi dampaknya pada perubahan hidup penerima.
PKH harus berubah dari sekadar alat bantu menjadi alat bangkit. Kota Kupang tak kekurangan semangat dan tenaga. Yang dibutuhkan adalah pendekatan yang lebih manusiawi, lebih mendalam, dan lebih berorientasi pada perubahan jangka panjang. Di tengah tingginya angka kemiskinan, kita tak bisa hanya mengukur sukses dari laporan serapan anggaran. Kita harus berani bertanya: apakah harapan itu benar-benar sampai?
Referensi:
Badan Pusat Statistik Kota Kupang. (2023). Profil kemiskinan Kota Kupang 2023. BPS Kota Kupang.
Bappenas. (2020). Evaluasi program perlindungan sosial: Laporan tahunan. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.
Darmawan, D., & Suyanto, T. (2021). Evaluasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dalam pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH). Jurnal Sosioteknologi, 20(1), 135–142. https://doi.org/10.5614/sostek.itbj.2021.20.1.12
Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2023). Data kemiskinan ekstrem nasional tahun 2023. Kemenko PMK.
Dinas Sosial Kota Kupang. (2023). Data jumlah KPM aktif Program Keluarga Harapan (PKH) per November 2023. Pemerintah Kota Kupang.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
