Dalam pertemuan tersebut, Rosan juga melaporkan hasil kunjungannya ke Tiongkok yang berhasil mendapatkan komitmen investasi sebesar USD7,46 miliar dari empat perusahaan.
Beberapa sektor yang menjadi fokus investasi meliputi fiber glass, solar panel, hingga perikanan.
“Salah satu contohnya adalah BYD, yang telah membeli tanah di Subang. Mereka diharapkan memulai investasi manufakturnya pada awal tahun depan,” ungkap Rosan.
Selain dari Tiongkok, pemerintah juga mengharapkan aliran investasi besar dari Amerika Serikat, Timur Tengah, dan negara-negara lainnya.
Rosan menekankan bahwa pencapaian target ini membutuhkan kerja sama lintas kementerian dan lembaga.
“Ini adalah tugas yang sangat berat, sehingga diharapkan adanya koordinasi dan kolaborasi dari semua pihak terkait,” ujarnya.
Dengan target investasi yang ambisius ini, pemerintah optimistis dapat memperkuat ekonomi nasional, menciptakan lebih banyak lapangan kerja, dan menjadikan Indonesia sebagai destinasi investasi yang kompetitif di tingkat global.
(Sumber: BPMI Setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












