Penjabat Bupati Kupang, Alexon Lumba, turut mendampingi Penjabat Gubernur dalam melakukan pemantauan program makan bergizi gratis di sekolah tersebut. Hadir pula perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), Mario Viera, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, drg.Iien Adriany, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, Kristo, Ahli Gizi Katarina Leni, Lembaga Mitra Yayasan No Fitu Timor, dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Provinsi NTT.
Penjabat Gubernur Andriko Susanto menyatakan program ini merupakan program yang ditunggu-tunggu karena dapat menyelesaikan berbagai permasalahan sekaligus. Di antaranya stunting, gizi buruk dan peningkatan ekonomi dalam ketersediaan sumber pangan lokal.
“Saya ingin NTT lebih diprioritaskan dalam pemberian makan bergizi gratis, karena jumlah stunting tertinggi kedua di Indonesia adalah NTT. Sementara bahan baku untuk makanan bergizi diharapkan semua diambil dari sumber daya lokal yang kita miliki. Mulai dari tingkat desa bekerja sama dengan BUMDes. BUMDes melakukan kerja sama dengan para petani, peternak dan nelayan, di situ ada koperasi, ada UMKM, bisa dibeli oleh tim program makan bergizi gratis, untuk kemudian diolah, dimasak dan diberi makan ke anak-anak sekolah. Kolaborasi berbagai elemen di antaranya swadaya dengan mitra, pemerintah,TNI/Polri dan BGN, sangat dibutuhkan,” terang Andriko Susanto.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












