Prabowo mengungkapkan saat ini sejumlah negara mulai meminta pasokan beras dari Indonesia setelah beberapa negara produsen besar menghentikan ekspor pangan mereka. Namun ia menekankan kepentingan rakyat Indonesia tetap menjadi prioritas.
“Kalau mereka butuh kita bantu, tapi rakyat kita harus aman dulu. Jangan sampai petani kita jadi korban,” ujarnya.
Selain memperkuat distribusi pangan, Presiden menyebut KDKMP disiapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat desa. Koperasi akan dilengkapi layanan sembako, pupuk bersubsidi, distribusi gas LPG, kredit murah, apotek, hingga penyaluran bantuan pemerintah.
Menurutnya, model tersebut akan memangkas biaya logistik yang selama ini menjadi hambatan utama ekonomi desa.
“Masalah petani dari dulu sama, pupuk, modal, dan akses pasar. Banyak hasil panen bagus tapi tidak bisa dijual karena akses distribusi sulit. Dengan koperasi ini desa punya truk sendiri, pick up sendiri, sehingga hasil panen bisa langsung dibawa ke pasar,” kata Presiden.
Prabowo juga menyinggung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menurutnya akan memperkuat perputaran ekonomi desa jika terintegrasi dengan koperasi Merah Putih.
Ia menyebut dana ratusan triliun rupiah nantinya akan beredar langsung di desa melalui pembelian bahan pangan dari masyarakat lokal.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
