TTS, kabartimor.com- Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena mendorong Desa Nobi-Nobi, Kecamatan Amanuban Tengah, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), menjadi model pengembangan ekonomi desa berbasis One Village One Product (OVOP) melalui produksi emping jagung bernilai jual tinggi.
Komitmen itu disampaikan Melki saat menutup kegiatan pelatihan dan penyerahan alat pembuatan emping jagung bagi kelompok UMKM yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi NTT di Desa Nobi-Nobi, Kamis (7/5/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi NTT menyerahkan bantuan peralatan produksi kepada kelompok usaha masyarakat setelah tiga hari pelatihan pengolahan jagung, pengemasan produk, hingga strategi pemasaran.
Melki mengatakan pemerintah provinsi mulai mengarahkan program bantuan desa agar tidak lagi berhenti pada produksi bahan mentah, tetapi mendorong masyarakat mengolah hasil pertanian menjadi produk siap jual dengan nilai ekonomi lebih tinggi.
“Kita bantu mulai dari pelatihan, pemberian alat, sampai pengemasan supaya produk masyarakat punya nilai jual yang lebih bagus dan menguntungkan masyarakat yang memproduksi,” kata Melki.
Menurutnya, jagung yang sebelumnya hanya dijual dalam bentuk biasa dengan harga murah kini bisa menghasilkan nilai ekonomi lebih tinggi setelah diolah menjadi emping jagung dengan kemasan sederhana namun menarik.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
