Gubernur NTT Tekankan Kolaborasi Untuk Transformasi Sektor Ketenagakerjaan

Avatar photo
Reporter : Ivan Wuran
IMG 20260430 WA0095
Gubernur NTT, Melki Laka Lena dalam sambutannya saat membuka kegiatan Dialog Interaktif memperingati Hari Buruh Internasional Tahun 2026 tingkat Provinsi NTT di Aula El Tari Kupang, Kamis (30/4/2026).

Gubernur menekankan pentingnya link and match antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri, serta memperluas akses informasi pasar kerja.

Di sektor pekerja migran, paparnya, pemerintah juga menghadirkan solusi melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus pekerja migran guna menghindari praktik percaloan dan eksploitasi.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Selain itu, direncanakan pembukaan jalur penempatan tenaga kerja langsung dari Kupang ke luar negeri untuk meningkatkan pengawasan dan perlindungan.

Baca Juga :  Demi Xpander, Mitsubishi Bakal Mengimpor Kembali Pajero Sport

Gubernur Melki turut mendorong lahirnya wirausaha baru dari kalangan pekerja. Melalui dukungan pembiayaan KUR dan pembinaan UMKM, pekerja didorong untuk “naik kelas” menjadi pengusaha sebagai bagian dari strategi mengurangi ketergantungan ekonomi daerah terhadap produk luar.

“May Day tidak hanya menjadi momentum memperjuangkan hak pekerja, tetapi juga menjadi titik awal bagi pekerja untuk bermimpi dan mempersiapkan diri menjadi pengusaha,” tegasnya.

Baca Juga :  Wali Kota - KPP Pratama Perkuat Sinergi, Tingkatkan Kepatuhan Pajak ASN, Pelaku Usaha & Perluas Wajib Pajak Baru di Kota Kupang

Sementara dalam laporan panitia disampaikan, bahwa kegiatan dialog ini bertujuan memperkuat pemahaman terkait perlindungan tenaga kerja, menciptakan hubungan industrial yang harmonis, serta membangun kolaborasi lintas sektor.

Kegiatan ini diikuti sekitar 300 peserta dari unsur pemerintah, TNI/Polri, BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan, organisasi pengusaha, serikat pekerja, akademisi, mahasiswa, serta organisasi masyarakat sipil.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung