Daerah  

Yohanes Rumat Soroti Tiga Hal Utama untuk Bank NTT

Avatar photo
Reporter : Admin
WhatsApp Image 2025 01 13 at 21.58.43

“Kami ingin masyarakat NTT tahu bahwa Bank NTT ini benar-benar transparan. Jika ada aset bermasalah, proses penarikan dan lelangnya harus diinformasikan dengan jelas. Jangan sampai diam-diam, sehingga masyarakat ragu untuk menyimpan uang mereka di Bank NTT,” tegasnya.

  1. Keterlibatan Bupati dan Walikota

Menurut Rumat, sebagai pemegang saham, seluruh bupati dan walikota di NTT memiliki tanggung jawab untuk mengawasi dan memastikan dana masyarakat yang disalurkan melalui Bank NTT dikelola dengan baik.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Jika kepala daerah diam saja, kami di DPRD provinsi berhak mempertanyakan kredibilitas mereka. Dana yang ditanamkan harus membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Jangan hanya menjadi formalitas,” imbuhnya.

Baca Juga :  Pemerintah Kota Kupang Secara Resmi Luncurkan Vaksinasi HPV Gratis

Rumat juga menyoroti bahwa sebagian besar sumber dana kredit Bank NTT berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia mengusulkan agar ASN yang aktif melakukan kredit dan pembayarannya lancar diberi kompensasi atau insentif sebagai bentuk penghargaan.

“Cash flow Bank NTT sangat bergantung pada PNS, terutama yang menggunakan SK mereka sebagai jaminan. Bank NTT harus memberi kompensasi yang layak agar uang tidak lari ke bank lain,” tutuppnya.

Baca Juga :  Tim Ombudsman NTT Terima Kunjungan Ketua HIPMI Kota Kupang, Bahas Penyelesaian Pengaduan Pengusaha

 

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung