JAKARTA,kabartimor.com– Perum Bulog memastikan stok beras dan kelancaran distribusi pangan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) tetap terjaga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, serta mendukung berbagai penugasan pemerintah.
Hal tersebut dipastikan lewat monitoring langsung proses pembongkaran beras mobilisasi nasional (Movenas) di Pelabuhan Labuan Bajo, Jumat (21/8/2026).
Hingga saat ini, sebanyak 150 ton beras telah dibongkar di Pelabuhan Labuan Bajo.
Monitoring itu bertujuan menegaskan proses bongkar muat berjalan dengan baik, serta menjaga kualitas beras sebelum didistribusikan sesuai kebutuhan di lapangan
Direktur Operasi Perum Bulog, Andi Afdal mengatakan, monitoring dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan mobilisasi dan distribusi beras berjalan lancar guna memenuhi kebutuhan masyarakat di NTT dapat terus terpenuhi.
“Kami memastikan proses mobilisasi dan pembongkaran beras berjalan dengan baik. Beras yang masuk akan kami kelola dan distribusikan sesuai kebutuhan, sehingga ketersediaan pangan masyarakat di NTT tetap terjaga,” ujar Andi Afdal.
Ia menambahkan, stok beras yang tersedia akan dioptimalkan untuk mendukung berbagai kebutuhan pangan masyarakat dan penugasan pemerintah, termasuk Bantuan Pangan, penanganan masyarakat terdampak bencana alam, serta pelaksanaan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
