“Saya percaya, pertumbuhan dimulai dari kemauan untuk mendengar. Pemerintah Kota Kupang membuka ruang selebar-lebarnya untuk kolaborasi. Apa pun yang bisa kita kerjakan bersama di 2026, mari kita wujudkan,” ujar Wali Kota.
Ia menegaskan bahwa Pemkot Kupang siap memberikan dukungan penuh terhadap program-program forum, mulai dari fasilitasi kegiatan, dukungan logistik, hingga penyediaan ruang sekretariat.
‘Kalau ada kebutuhan, langsung komunikasikan. Prinsip saya jelas: harus komunikatif, responsif, dan kita support penuh. Ini kerja-kerja baik yang harus kita dorong bersama,” tegasnya.
Ketua Forum, Roddialek Pollo yang juga akademisi Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana, menjelaskan bahwa forum ini merupakan inisiatif masyarakat yang menghimpun berbagai pihak untuk membantu pemerintah dalam pengelolaan sumber daya air secara terpadu.
Menurutnya, tantangan air di Kota Kupang tidak bisa ditangani secara sektoral, melainkan membutuhkan pendekatan kolaboratif berbasis ilmu pengetahuan dan partisipasi masyarakat.
“Kami hadir untuk membantu pemerintah. Forum ini berisi berbagai unsur, dari ilmuwan, praktisi, hingga komunitas. Semua bergerak bersama untuk satu tujuan: menjaga keberlanjutan air,” jelasnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












