“Terima kasih kami ucapkan kepada Bapak Wakil Gubernur NTT atas waktu dan kesempatannya. Kami dengan hormat ingin mengundang Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur untuk hadir langsung dalam acara ini,” ujar Trio Jirmia Reza.
Selain itu, dalam acara ini akan dilakukan sosialisasi dan penyerahan Dokumen Rencana Umum Energi Daerah (RUED) Provinsi NTT 2025-2034.
Dokumen ini disusun dengan mengintegrasikan prinsip Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial (GEDSI) guna memastikan transisi energi yang inklusif dan berkelanjutan.
Dalam pertemuan ini juga dibahas proyek percontohan pembangunan dua unit Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan total kapasitas 95 kWp di Desa Mata Redi dan Mata Woga, Kabupaten Sumba Tengah.
Selain itu, pelaksanaan pelatihan di 42 lokasi penerima PLTS Dana Alokasi Khusus di Pulau Sumba juga menjadi bagian dari program ini.
Kegiatan ini mencakup pelatihan teknis dan non-teknis, penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta pemanfaatan energi untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal seperti kemiri, jahe, dan serai.
Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, memberikan apresiasi atas program yang dijalankan Tim MENTARI.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kunjungan ini. Ini merupakan bukti kuatnya hubungan serta komitmen kita dalam membangun NTT yang lebih baik ke depan. Saya berharap Program MENTARI dapat memberikan manfaat bagi masyarakat NTT dan bisa menyasar seluruh daerah di provinsi ini,” ujar Johni Asadoma.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












