“Kuliah saja tidak cukup. IPK tinggi memang penting, tapi dunia kerja juga menuntut skill dan pengalaman,” ujarnya.
Selama empat bulan bekerja, Sulaiman mengaku belum mengalami tantangan yang besar. Sekolah memberikan jadwal kerja yang fleksibel, sehingga ia dapat bekerja setelah jam sekolah berakhir hingga sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai keesokan harinya.
Tantangan terbesar yang ia hadapi adalah mengatur waktu agar tetap seimbang antara kuliah, pekerjaan, tugas, dan istirahat.
“Capek itu pasti, tapi ini sudah menjadi pilihan dan konsekuensi saya. Justru ada kebanggaan tersendiri ketika orang bertanya, ‘Kamu kuliah atau bekerja?’ dan saya bisa menjawab, ‘Saya kuliah sambil bekerja’,” tandasnya dengan penuh semangat.
Sulaiman adalah bukti nyata bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk terus berjuang. Dengan tekad dan kerja keras, ia yakin bisa meraih masa depan yang lebih baik.
Kisahnya menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk tidak menyerah pada keadaan dan terus berusaha mencapai impian mereka.**
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












