Dalam kesempatan itu, ia menyebut Forum Pembauran Kebangsaan memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menjaga persatuan dan kerukunan masyarakat.
Menurutnya, sebuah organisasi tidak dibentuk sekadar sebagai simbol atau tempat berkumpul, tetapi harus memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Mengutip sebuah analogi, Wali Kota mengatakan kapal dibuat bukan untuk bersandar indah di dermaga, tetapi untuk berlayar menembus gelombang.
Demikian pula FPK, harus hadir di tengah masyarakat, menjawab persoalan sosial, serta menjadi penggerak persatuan di Kota Kupang.
“FPK bukan dibentuk untuk bersandar di dermaga. FPK harus berlayar, hadir di tengah masyarakat, menjaga kerukunan dan menjawab tantangan yang ada,” tegasnya.
Ia juga mendorong FPK untuk melakukan safari ke komunitas-komunitas yang belum aktif, mengajak mereka kembali bergabung, serta memperkuat solidaritas seluruh unsur masyarakat.
Dengan semakin solidnya forum tersebut, Wali Kota optimistis agenda kebudayaan dan kebangsaan di Kota Kupang akan semakin sukses di masa mendatang.
Menutup kegiatan, Wali Kota Kupang mengutip pernyataan Henry Ford bahwa datang bersama adalah sebuah awal, tetap bersama adalah kemajuan, dan bekerja bersama adalah kesuksesan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












