“Dana Pihak Ketiga (DPK), aset, dan kredit menunjukkan pertumbuhan positif. Laba Bank NTT meningkat 53 persen dari tahun lalu, mencapai Rp 210 miliar dari target Rp 231 miliar untuk akhir tahun,” katanya.
Peningkatan laba ini diharapkan mampu memberikan dividen yang lebih besar bagi Pemerintah Provinsi serta Kabupaten/Kota sebagai pemegang saham.
Kerja sama KUB dengan Bank Jatim menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi Bank NTT sebagai bank daerah yang berdaya saing tinggi. Melalui RUPS Luar Biasa ini, Bank NTT optimis dapat melangkah lebih jauh dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat dan para pemegang saham.
RUPS Luar Biasa pada 16 November 2024 diharapkan menjadi momen penting dalam memperkuat langkah strategis dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan bagi Bank NTT. (**Koten)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












