“Saya ditunjuk Ibu Megawati untuk menjadi panglima perang di 2024. Kalau PDIP menang di Malaka, Kamu (Simon Nahak) akan jadi Bupati kedua kali. Kami yang dukung!” kata Herman Hery saat itu.
Dengan demikian, melihat fakta kekalahan PDIP dan Ganjar-Mahfud di Pilres di Kabupaten Malaka kemarin, ditambah kekalahan Calon Anggota DPR RI dari PDIP, Stevano (Anaknya Herman Harry, red), maka pertanyaannya apakah PDIP masih akan memenuhi janjinya mendukung SN di tengah realitas atau fakta kekalahan PDIP, Ganjar-Mahfud, dan Stevano di Malaka di Pilpres dan Pileg kemarin? Tentu yang bisa menjawab ini ya PDIP atau Herman Herry.
Ketiga (3) kursi PDIP di Kabupaten Malaka kemungkinan bisa beralih dari tangan SN ke figur lain.
Hal ini berdasarkan dinamika politik di tingkat Provinsi Dimana disinyalir PDIP dan Golkar berpontensi koalisi untuk mengusung Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT.
Tentu dinamika di tingkat Pilgub NTT akan berpengaruh karena kemungkinan koalisi Golkar-PDIP di Kabupaten Malaka. Sementara faktanya, Golkar tegas mendukung kadernya dr. Stef Bria Seran (SBS) sebagai Calon Bupati Malaka periode 2024-2029.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
