Jika dirunut kembali ke belakang, diduga kinerja SN di Pilpres dan Pileg bulan Februari 2024 kemarin menjadi parameter dan alasan PDIP masih menunda untuk menentukan dukungannya kepada SN di Pilkada Malaka 2024.
Pertama, dari target DPP PDIP untuk mendapatkan 5 kursi di DPRD Malaka, dalam fakta, capaiannya hanya 3 kursi. Itu pun DPC PDIP Malaka terseok-seok.
Kedua, SN selaku kader PDIP yakin akan menangkan Pilpres di Kabupaten Malaka, faktanya PDIP dan Ganjar Mahfud juga kalah telak.
Tentu masih kental diingatan publik Malaka pernyataan salah satu Politisi Senior PDIP Herman Herry saat berkunjung ke Kabupaten Malaka sebelum pelaksanaan Pilres bulan Februari 2024 lalu.Dalam kunjungannya itu, SN diberi tugas memenangkan PDIP di Kabupaten Malaka.
Herman Herry saat itu tandas menjanjikan kepada SN, PDIP akan mendukung SN sebagai Calon Bupati Malaka periode 2024-2029, jika PDIP menang di Kabupaten Malaka. Terkait janjinya itu, Herman Herry bahkan tegas meyakinkan SN, dirinya (Herman Hery, red) adalah jaminannya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
