KR -Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Nusa Tenggara Timur (NTT) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah NTT yang berlaku pada 11 Februari 2025.
Dalam pantauan BMKG, cuaca di NTT didominasi oleh hujan dengan intensitas ringan hingga lebat, disertai angin kencang dan kilat/petir di beberapa wilayah.
Prakiraan Cuaca Harian
- Pagi Hari: Berawan Tebal – Hujan Ringan
- Siang hingga Sore Hari: Hujan Ringan
- Malam Hari: Berawan Tebal – Hujan Ringan
- Potensi Hujan Petir: Belu
- Dini Hari: Berawan – Hujan Ringan
Wilayah dengan Potensi Cuaca Ekstrem
BMKG juga mencatat adanya perlambatan kecepatan angin (Konvergensi) dan belokan angin (Shear Line) di wilayah NTT, yang meningkatkan potensi Hujan Sedang hingga Lebat di beberapa daerah, yaitu:
- Hujan Petir:
- Manggarai
- Manggarai Barat
- Sumba Barat
- Belu
- Rote Ndao
Kondisi Meteorologi
- Suhu Udara di NTT: 24 – 31°C
- Suhu Udara di Manggarai, Ngada, dan wilayah dataran tinggi lainnya: 18 – 26°C
- Kecepatan Angin: 20 – 50 km/jam, bertiup dari Barat – Barat Laut
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem
BMKG mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat di beberapa wilayah yang berpotensi mengalami hujan intensitas sedang hingga lebat, disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat:
- Kabupaten/Kota dengan Potensi Hujan Lebat & Petir:
- Kab. Kupang
- Timor Tengah Selatan (TTS)
- Belu
- Rote Ndao
- Alor
- Manggarai Barat
- Sumba Barat Daya
- Kabupaten/Kota dengan Potensi Angin Kencang:
- Kota Kupang
- Kab. Kupang
- TTS
- Timor Tengah Utara (TTU)
- Malaka
- Belu
- Rote Ndao
- Sabu Raijua
- Alor
- Manggarai
- Manggarai Barat
- Sumba Timur
- Sumba Tengah
- Sumba Barat
- Sumba Barat Daya
BMKG juga mengingatkan masyarakat mengenai perkembangan cuaca dalam tiga hari ke depan yang dipengaruhi oleh sistem atmosfer berikut:
1. Bibit Siklon Tropis 96S
- Terpantau di sebelah selatan NTT, tepatnya di perairan barat Australia bagian barat.
- Diperkirakan bergerak ke arah Barat Daya, menjauhi wilayah NTT.
- Mengakibatkan Konvergensi dan Shear Line di NTT yang meningkatkan potensi Hujan Sedang hingga Lebat di sebagian besar wilayah.
- Diperkirakan akan berkembang menjadi Siklon Tropis.
2. Pengaruh Monsun Asia dan La Nina Lemah
- Monsun Asia yang masih aktif menyebabkan peningkatan curah hujan di NTT.
- Fenomena La Nina lemah juga masih mempengaruhi kondisi cuaca di wilayah ini.
3. Potensi Bencana Hidrometeorologi
BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap dampak hujan dan angin kencang yang dapat menyebabkan:
- Banjir & banjir bandang
- Tanah longsor
- Pohon tumbang
- Jalan licin
- Kerusakan pada bangunan dan fasilitas umum
BMKG mengingatkan masyarakat, terutama di wilayah dengan potensi cuaca ekstrem, untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG.
Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

KR – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Ambrosius Kodo, melalui…

KR – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali mengeluarkan Update…










