Pegadaian juga berkomitmen untuk mendukung industri tenunan ikat khas NTT dengan memungkinkan pengusaha menjaminkan produk mereka.
“Hal ini diharapkan dapat menjaga keberlanjutan usaha mereka dan memperkuat sektor UMKM,” ujar Anwar.
Selain itu, Pegadaian telah menyelenggarakan program pendidikan dan pelatihan bagi sekitar 40 UMKM di Kupang untuk meningkatkan keterampilan pengelolaan usaha. Selama bulan Ramadan, Pegadaian mengadakan Festival Ramadan yang menampilkan karya UMKM binaan, meskipun terbatas pada 21 peserta karena keterbatasan ruang.
Pegadaian juga memperkenalkan investasi emas sebagai alternatif menarik bagi masyarakat, terutama generasi muda.
“Kami ingin mengedukasi masyarakat, khususnya Gen Z dan milenial, tentang pentingnya investasi emas sebagai strategi pengelolaan keuangan yang menguntungkan,” tambah Anwar.
Keuntungan investasi emas di Pegadaian mencakup kenaikan harga emas yang stabil serta keuntungan dari sistem deposito emas yang ditawarkan.
Dalam audiensi tersebut, Anwar juga menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi taman di depan kantor PT. Pegadaian yang kurang terawat. Pegadaian berencana merenovasi taman tersebut dengan anggaran internal dan berharap pemerintah memberikan kewenangan untuk proyek ini.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












