“Sesuai arahan Ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, PDI Perjuangan harus selalu siap siaga, cepat, tepat, dan responsif. Partai wajib hadir bersama rakyat, menolong dengan prinsip kemanusiaan dan cinta kasih,” ujarnya.
Menurutnya, kesiapsiagaan tidak boleh bersifat reaktif, melainkan harus dibangun secara sistematis dan terencana melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta koordinasi lintas sektor.
“Kita harus terus meningkatkan kemampuan profesional dan teknis kader serta Satgas Kebencanaan, agar ketika bencana terjadi kita mampu bergerak cepat, terkoordinasi, dan efektif membantu masyarakat,” lanjut Patrianus.
Melalui apel siaga ini, DPD PDI Perjuangan NTT juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong menjaga lingkungan sebagai bagian dari mitigasi bencana.
“Mari kita rawat alam dan lingkungan kita bersama-sama. Jika alam dijaga, maka kehidupan yang harmonis dan lestari bisa terwujud,” katanya.
Di akhir sambutan, Ia menambahkan DPD PDI Perjuangan NTT sangat terima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTT, BPBD, BMKG, Basarnas, serta seluruh pihak yang selama ini bersinergi dalam upaya penanggulangan bencana.
Apel Siaga Bencana ini menegaskan bahwa PDI Perjuangan tidak hanya hadir sebagai kekuatan politik, tetapi juga sebagai kekuatan sosial dan kemanusiaan yang bekerja nyata bersama rakyat di tengah ancaman bencana di Nusa Tenggara Timur. (***)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












