Daerah  

Kolaborasi Pemkot Kupang Target Kurangi Sampah TPA Hingga 85%

Avatar photo
Reporter : Admin
IMG 20250312 WA0117

Wali Kota menegaskan bahwa TPST di setiap kecamatan harus memiliki fasilitas pengolahan yang lengkap. Jika ada investor yang ingin menambahkan teknologi seperti pirolisis, mereka dapat bekerja sama dengan Pemkot Kupang untuk memperluas skema pengolahan sampah.

“Saya ingin TPST di setiap kecamatan memiliki fasilitas pengolahan yang lengkap. Jika ada teknologi lain yang bisa ditambahkan, kita terbuka untuk kolaborasi lebih luas,” ujar dr. Chris.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Melalui kerja sama ini, Pemkot Kupang menargetkan pengurangan volume sampah yang dibuang ke TPA hingga 85%, sekaligus meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah dan menciptakan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Baca Juga :  Masyarakat Usapinonot Pertanyakan Kinerja Kasi Intel Kejari TTU Terkait Laporan Dugaan Korupsi DD 1.9 M oleh oknum Kades SM

Founder Containder, Billy Mambrasar, menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung 100 hari program dr. Chris dan Serena dalam menciptakan dampak signifikan bagi lingkungan.

Beberapa inisiatif strategis yang akan dilakukan Containder meliputi:

Penyediaan mesin pencacah, mesin pengepres, serta sistem RDF. Pengiriman sampah plastik ke offtakes untuk diolah menjadi nilai ekonomi.

Pengumpulan 1000 ton sampah dengan membuka lapangan pekerjaan bagi warga lokal.

Baca Juga :  Kemenkes RI Jadwalkan Seleksi Kompetensi

Pemanfaatan aplikasi digital serta motor listrik untuk mendukung operasional pengelolaan sampah. Pengembangan UMKM Kota Kupang Bersama Containder

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung