Daerah  

Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Tinjau Langsung Penyaluran Bantuan Korban Gempa Flores

Avatar photo
Reporter : Ivan Wuran Editor: redaksi
IMG 20260826 094833
Menteri Pertanian yang juga Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman bersama Direktur Utama Perum Bulog, Letnan Jenderal TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani meninjau langsung wilayah terdampak gempa Flores

Berdasarkan data per 19 Agustus 2026, penyaluran telah mencapai 207 ton beras CBP. Bulog juga telah merealisasikan penyaluran 6.000 liter minyak goreng untuk penanganan bencana. Jumlah bantuan tersebut masih akan bertambah karena proses pengiriman terus berlangsung. Penyaluran dilakukan secara bertahap mengikuti kebutuhan dan perkembangan situasi di lapangan. Bantuan pangan korban gempa NTT diarahkan kepada masyarakat yang membutuhkan dukungan selama masa darurat.

Pemerintah memastikan proses distribusi tetap berjalan meskipun kondisi wilayah menghadirkan tantangan logistik. Realisasi tersebut menjadi bagian dari dukungan pemerintah selama penanganan bencana.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Bantuan Menjangkau Sejumlah Wilayah Terdampak

Baca Juga :  Simak! Keputusan Kapolda NTT Tentang Mutasi Jabatan di Polres Belu

Bantuan telah disalurkan ke beberapa kabupaten terdampak di NTT. Wilayah tersebut meliputi Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Sikka, Ende, dan Manggarai Barat. Sebelumnya, BULOG juga telah mengirimkan beras ke Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Nagekeo. Penyaluran itu menjadi bagian dari langkah cepat pemerintah setelah terjadinya bencana. Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas menegaskan pemerintah akan memastikan kebutuhan pangan tetap terpenuhi.

Baca Juga :  18 Unit Sanimas di Haerain Mangkrak, Diduga Gelapkan Bahan Bangunan

Ia menyampaikan bahwa arahan Presiden menjadi dasar percepatan bantuan kepada masyarakat terdampak. Amran juga meminta masyarakat tidak khawatir terhadap ketersediaan beras selama penanganan bencana. Menurutnya, stok pemerintah berada dalam kondisi mencukupi untuk kebutuhan darurat dan kebutuhan masyarakat umum. Pemerintah berkomitmen melanjutkan penyaluran sesuai perkembangan kebutuhan setiap wilayah.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung