KR – Berdasarkan hasil pemantauan iklim di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga akhir Oktober 2024, terpantau kondisi iklim yang bervariasi, khususnya terkait Hari Tanpa Hujan (HTH) dan analisis curah hujan yang terbaru.
Kepala Stasiun Klimatologi NTT, Rebulloh Adji, menyampaikan bahwa daerah ini mengalami periode Hari Tanpa Hujan dan curah hujan rendah yang terukur di sejumlah wilayah pada Kamis, (31/10/2024).
Monitoring Hari Tanpa Hujan dan Curah Hujan Dasarian III Oktober 2024
Hasil monitoring Hari Tanpa Hujan berturut-turut di NTT pada Dasarian III Oktober 2024 menunjukkan sebagian besar wilayah mengalami Hari Tanpa Hujan dalam kategori sangat pendek (1-5 hari).
Meski begitu, beberapa daerah masih mengalami Hari Tanpa Hujan dengan kategori ekstrem panjang (lebih dari 60 hari). Wilayah-wilayah ini meliputi:
- Kabupaten Sumba Barat, sekitar Kabukarudi
- Kabupaten Belu, sekitar Haekesak
Analisis Curah Hujan Dasarian III Oktober 2024
Analisis terbaru mencatat bahwa sebagian besar wilayah NTT mengalami curah hujan dalam kategori rendah (0-50 mm per dasarian).
Namun, beberapa daerah menunjukkan curah hujan kategori menengah (51-150 mm), yaitu:
- Sebagian kecil Kabupaten Manggarai Barat
- Sebagian besar Kabupaten Manggarai
- Sebagian kecil Kabupaten Manggarai Timur
- Sebagian kecil Kabupaten Ende
- Sebagian kecil Kabupaten Flores Timur
- Sebagian kecil Kabupaten Lembata
- Sebagian besar Kabupaten Alor
- Sebagian kecil Kabupaten Rote Ndao
- Sebagian kecil Kabupaten Timor Tengah Utara
- Sebagian kecil Kabupaten Belu
Prediksi Curah Hujan November 2024












