Kabupaten Flores Timur: Tanjung Bunga. Kabupaten Lembata: Naga Wutung.
Kabupaten Manggarai Barat: Kuwus, Welak. Kabupaten Sumba Barat Daya: Wewewa Timur, Wewewa Barat, Wewewa Selatan, Kodi Bangedo, Kodi, Kodi Utara, Wewewa Tengah, Kodi Balaghar.
Kabupaten Malaka: Rinhat, Laenmanen, Malaka Timur, Kobalima Timur, Kobalima, dan sekitarnya.
BMKG juga menyebut bahwa kondisi cuaca ini dapat meluas ke sejumlah wilayah lain, termasuk Kota Soe, Kota Kefamenanu, Atambua, dan daerah pesisir selatan NTT.
Dalam keterangan resminya, BMKG menjelaskan bahwa wilayah NTT masih berada dalam musim kemarau, namun terpantau adanya aktivitas gelombang Equatorial Rossby serta suhu anomali permukaan laut yang positif di sekitar NTT.
Kondisi ini memicu peningkatan penguapan dan mendukung pembentukan awan hujan di beberapa wilayah.
Selain itu, melemahnya Monsun Australia turut berperan dalam ketidakstabilan cuaca, menyebabkan musim kemarau tidak merata di wilayah NTT.
Pihak BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap angin kencang kering yang berpotensi menimbulkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“BMKG NTT akan terus memantau perkembangan cuaca secara real-time. Kami mengimbau masyarakat untuk memperbarui informasi cuaca melalui aplikasi INFO BMKG yang tersedia di AppStore dan PlayStore,” demikian imbauan resmi dari Prakirawan BMKG Nusa Tenggara Timur.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












