Gubernur menyebutkan, Presiden RI Prabowo Subianto juga sebelumnya telah mengirimkan bantuan, disusul dukungan dari berbagai kementerian dan lembaga. Bantuan juga datang dari Jawa Tengah berupa 7 truk logistik yang disertai tenaga medis, serta dukungan dari NTB, Bali, dan Jawa Timur. Dukungan dari berbagai daerah tersebut mencakup bantuan logistik maupun tenaga untuk memperkuat tim penanganan di lapangan.
Pemerintah Provinsi NTT, lanjut Gubernur, saat ini terus melakukan pendataan terhadap kerusakan yang terjadi akibat gempa, baik terhadap rumah warga maupun fasilitas publik. Pendataan tersebut menjadi dasar untuk menentukan langkah perbaikan dan pemulihan setelah masa tanggap darurat berakhir.
Di tengah situasi bencana tersebut, Gubernur mengajak seluruh masyarakat NTT untuk tetap optimistis dan menjadikan semangat kemerdekaan sebagai kekuatan untuk menghadapi situasi yang sedang terjadi. Ia mengingatkan bahwa semangat gotong royong yang menjadi bagian penting dari sejarah perjuangan bangsa, termasuk gagasan Bung Karno yang pernah dirumuskan di Ende, NTT, harus kembali dihidupkan dalam menghadapi bencana.
“Dengan semangat gotong royong kita bisa melewati badai sejarah apa pun. Yang penting bersama-sama dan gotong royong,” tandasnya
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
