KR – Wilayah Laut Banda, Maluku Barat Daya, diguncang gempabumi tektonik berkekuatan M6,0 pada Selasa (01/04) pukul 17.15.54 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) NTT melaporkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.
Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa episenter gempabumi terletak pada koordinat 7,82° LS ; 128,57° BT, atau sekitar 93 km arah timur laut Maluku Barat Daya, dengan kedalaman 157 km.
Awalnya, gempa dilaporkan memiliki magnitudo M6,3, namun setelah dilakukan pemutakhiran, nilai magnitudo dikoreksi menjadi M6,0.
Berdasarkan kedalaman hiposenternya, gempabumi ini termasuk dalam kategori gempa menengah yang disebabkan oleh deformasi batuan dalam lempeng (intraslab) di Laut Banda.
“Analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini memiliki mekanisme pergerakan mendatar naik (oblique thrust fault).”
Guncangan gempabumi dirasakan di beberapa wilayah, termasuk Tiakur dan Pulau Leti, Kota Kupang, Kabupaten Malaka, serta Kefamenanu dengan skala intensitas III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa seakan-akan truk besar melintas).
Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan akibat gempa tersebut.
BMKG menginformasikan bahwa hingga pukul 17.35 WIB, belum ada aktivitas gempabumi susulan (aftershock) yang terdeteksi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










