KR – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) diminta untuk segera melakukan perbaikan jalan di Desa Ilepaty dan Woloklibang, sekitar kawasan konflik Adonara, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Permintaan ini disampaikan oleh Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Bencana dan Konflik Sosial, Kemenko PMK, Lilik Kurniawan, dalam kunjungannya ke Kantor Kementerian PU di Jakarta pada Selasa (25/2/2025).
Lilik mengungkapkan bahwa pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan dan perbaikan 52 unit rumah warga di wilayah tersebut.
Namun, masyarakat juga meminta perbaikan jalan sepanjang 10,3 kilometer.
“Salah satu permintaan masyarakat yang lain adalah perbaikan jalan sepanjang 10,3 kilometer,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri PU, Diana Kusumastuti, menjelaskan bahwa perbaikan jalan di Adonara bisa dilakukan melalui Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD).
Sebab, ruas tersebut terhubung dengan salah satu ruas IJD TA 2023 sepanjang 7,1 kilometer.
Namun, IJD masih menunggu persetujuan Presiden Prabowo Subianto sejak diajukan pada akhir tahun lalu.
“Kami memperkirakan anggaran yang dibutuhkan untuk perbaikan jalan sepanjang 10,3 kilometer dengan lebar 4,5 meter adalah sekitar Rp 51 miliar,” ungkap Diana.












