KR – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis, 20-22 Februari 2025.
Kondisi cuaca Saat ini, wilayah NTT tengah berada dalam periode puncak musim hujan.
BMKG mendeteksi adanya Bibit Siklon Tropis 99S yang terpantau di sekitar Laut Timor, tepatnya di koordinat 11.2°LS 127.4°BT.
Bibit siklon ini memiliki kecepatan angin maksimum mencapai 37 km/jam dengan tekanan minimum 1006 hPa, serta bergerak ke arah barat-barat daya.
Kondisi ini meningkatkan potensi terjadinya hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah NTT.
Faktor cuaca yang mempengaruhi, BMKG juga mencatat beberapa fenomena atmosfer yang berkontribusi terhadap peningkatan curah hujan di NTT, antara lain:
1. Monsun Asia yang aktif
2. Fenomena La Nina lemah
3. Gelombang Atmosfer Kelvin dan Rossby
4. Peningkatan suhu muka laut yang lebih hangat
Kombinasi faktor-faktor ini memicu pertumbuhan awan hujan yang signifikan, meningkatkan peluang terjadinya hujan sedang hingga lebat, petir, dan angin kencang di wilayah NTT.
Dampak potensi, Masyarakat diimbau untuk mewaspadai dampak hujan lebat dan angin kencang yang berpotensi menyebabkan bencana hidrometeorologi, seperti:
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












