Indeks

Gubernur dan Wagub NTT Hadiri Rakor Implementasi Program Kemendikdasmen dan Sinkronisasi Kebijakan Pendidikan Daerah

Reporter : Ivan Wuran
IMG 20260505 WA0019
Gubernur NTT, Melki Laka Lena dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Abdul Mu’ti., saat pembukaan Rakor Implementasi Program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta sinkronisasi kebijakan pendidikan daerah di Hotel Aston Kupang, Senin (4/5/2026)

Pada aspek infrastruktur fisik, pemerintah menargetkan revitalisasi 11.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia pada tahun 2026, dengan total anggaran sekitar Rp14 triliun. NTT menjadi salah satu daerah prioritas karena banyak satuan pendidikan berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), kawasan terdampak bencana, serta sekolah dengan kondisi bangunan rusak berat.

“Kami ingin sekolah-sekolah memiliki fasilitas yang layak. Sekolah harus terlihat megah, bukan megap-megap,” tegasnya.

Dalam aspek pedagogik, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa kualitas guru tetap menjadi kunci utama keberhasilan pendidikan.

“Secanggih apapun teknologi dan selengkap apapun fasilitas, penentu utama keberhasilan pendidikan tetaplah guru. Guru adalah agen ilmu sekaligus agen peradaban,” ujarnya.

Pemerintah juga terus mendorong peningkatan kompetensi guru melalui program pemenuhan kualifikasi akademik minimal Strata 1 (S1), pelatihan berkelanjutan, serta penguatan peran guru dalam pembentukan karakter peserta didik.

Sementara pada kesempatan yang sama Gubernur NTT, Melki Laka Lena menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTT menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai prioritas utama dalam arah pembangunan daerah.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung

Exit mobile version