Beliau ingin kompetisi ini menjadi bagian dari program pembangunan manusia yang berkelanjutan.
“Mari kita jadikan Soeratin Cup bukan sekadar event tahunan, tapi gerakan bersama. Kita bangun generasi muda yang sehat, tangguh, dan bermental juara,” ajak Melki Laka Lena.
Turnamen ini juga disebut sebagai upaya membangun ekosistem sepak bola daerah. Dengan kompetisi yang rutin, pembinaan berjenjang, serta dukungan infrastruktur yang memadai, NTT diyakini mampu menciptakan lingkungan olahraga yang sehat dan produktif.
Pemerintah Provinsi juga sedang menggagas kerja sama dengan beberapa klub profesional nasional, untuk memberikan akses pelatihan lanjutan dan beasiswa olahraga bagi talenta muda berbakat dari NTT.
“Soeratin Cup U-17 bukan hanya tentang pertandingan. Ini adalah langkah awal menuju profesionalisme dalam pembinaan sepak bola, di mana setiap aspek teknik, mental, fisik, pendidikan, dan karakter dibina secara menyeluruh,” tutupnya.
Reporter : Hendrik/ NTT
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
