Gubernur juga menyinggung keberhasilan dua pemain muda asal NTT yang baru-baru ini memperkuat Timnas Indonesia di Piala U-23.
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa talenta lokal dari Nusa Tenggara Timur memiliki potensi besar untuk berkompetisi di level tertinggi.
“Itu adalah bukti bahwa kita tidak kekurangan bakat. Yang kita butuhkan adalah pembinaan yang konsisten dan kompetisi yang berkelanjutan,” tegasnya.
Ia pun mengajak seluruh pihak untuk menjaga semangat ini. Karena dari ajang seperti Soeratin Cup, bukan tidak mungkin akan lahir nama-nama besar yang kelak memperkuat klub Liga 1, bahkan klub internasional.
Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara pendidikan dan prestasi olahraga.
Selaku Gubernur NTT, Melki Laka Lena meminta perhatian khusus dari kepala sekolah dan orang tua, agar para siswa atlet tetap dapat mengelola waktu mereka dengan baik.
“Boleh main bola, tapi sekolah jangan sampai terganggu. Kepala sekolah harus fleksibel dan mendukung siswa yang sedang bertanding,” katanya.
Komitmen ini dianggap penting untuk membangun generasi muda yang tidak hanya kuat di lapangan, tetapi juga cerdas dan berprestasi di bidang akademik.
Lebih dari sekadar kompetisi tahunan, Gubernur berharap Soeratin Cup U-17 menjadi sebuah gerakan besar, yang melibatkan semua pihak dalam membentuk karakter dan kualitas generasi muda NTT.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
