KR – Wakil Ketua DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) komisi V dari Fraksi Golkar, Agustinus Nahak, menyoroti minimnya perhatian beberapa daerah terhadap sektor kesehatan, khususnya soal ketersediaan dokter spesialis di NTT.
Dalam pernyataannya pada hari Selasa,11 April 2025, Agus menyebut bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan DPRD sangat penting agar sektor kesehatan bisa berjalan maksimal.
Menurutnya, tanpa komitmen anggaran yang kuat, sulit untuk memastikan kehadiran dan kenyamanan tenaga medis di daerah.
“Kalau kepala daerah dan Kepala Dinas Kesehatan tidak duduk bersama, siapapun dia, tidak akan bisa. Harus ada persiapan rumah dinas, dana insentif. Kalau tidak, siapa yang mau tinggal?” ujar Agus.
Ia mencontohkan kasus di beberapa rumah sakit di Lembata dan kabupaten lain yang sempat mengalami kekurangan dokter karena tidak adanya dukungan fasilitas dan insentif yang memadai.
Banyak tenaga medis, termasuk dokter spesialis, lebih memilih daerah lain yang memberi penghargaan lebih baik.
Selain soal fasilitas, Agus juga menyinggung tentang regulasi praktik dokter yang semakin ketat.
Ia menjelaskan bahwa dokter saat ini hanya bisa praktik di tiga rumah sakit dengan izin resmi, dan tidak bisa sembarangan “meminjam” izin praktik.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
