KR – Pertamina Patra Niaga meluruskan sejumlah informasi hoaks BBM yang beredar di media sosial pada Kamis, 25/9/2025.
Pj. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun menegaskan bahwa komitmen pertamina memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Indonesia.
“Jadi beredar beberapa informasi tersebut dinilai meresahkan masyarakat sekaligus merugikan nama baik BUMN,” tegas Roberth.
Roberth menyayangkan adanya praktik penyebaran disinformasi.
“Seluruh masyarakat perlu lebih kritis dalam menyaring informasi yang beredar dimedia sosial,” pintanya.
Ia meluruskan isu-isu hoaks BBM yang sempat viral.
1. Hoaks pembatasan pengisian BBM untuk mobil 7 hari dan motor 4 hari itu tidak benar.
2. Penyaluran BBM, khususnya BBM Subsidi, tetap berjalan sesuai ketentuan pemerintah agar lebih tepat sasaran dan transparan.
Hal ini juga telah ditegaskan oleh Kementerian ESDM.
3. Penyebaran informasi Hoaks kebakaran SPBU akibat kebijakan pembatasan BBM.
Faktanya video yang beredar bukan peristiwa baru, melainkan insiden lama pada Tahun 2024 di Aceh.
4. Hoaks video viral Lumajang, masyarakat disebut menggeruduk SPB ternyata kejadian sebenarnya adalah karnaval di Desa Sentul, Lumajang, pada tanggal 17 September 2025.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
