Menurutnya, melalui ajang seperti ini, produk-produk lokal mendapatkan panggung untuk dikenal lebih luas, sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan dari akar rumput.
Serena juga menyinggung keberhasilan Saboak (Sunday Market Buat Orang Kupang) di Taman Nostalgia sebagai contoh nyata kolaborasi yang berhasil. Sejak diluncurkan pada 21 Juni 2025, program tersebut telah melibatkan ratusan UMKM dan mencatatkan omzet hingga miliaran rupiah.
Ia menjelaskan bahwa kawasan Taman Nostalgia yang sebelumnya kurang produktif kini telah berubah menjadi pusat aktivitas ekonomi dan ruang publik yang hidup.
Anak-anak muda memiliki tempat berkumpul dan berekspresi, sementara keluarga dapat menikmati suasana akhir pekan sambil mendukung usaha lokal.
Lebih lanjut, Serena menegaskan bahwa Saboak kini telah menjadi ikon baru Kota Kupang dan destinasi favorit masyarakat setiap akhir pekan.
Dari program tersebut, masyarakat belajar bahwa ketika ruang diberikan, kepercayaan dibangun, dan kolaborasi dijaga, maka UMKM mampu tumbuh secara luar biasa.
Karena itu, melalui Peken Jasindo, Pemerintah Kota Kupang melihat adanya perluasan semangat yang sama, yakni menghadirkan lebih banyak ruang, lebih banyak peluang, dan lebih banyak harapan bagi masyarakat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
