Lebih lanjut ia juga menyampaikan apresiasi atas beragam kegiatan yang telah digelar sejak pagi di Taman Nostalgia, mulai dari bazaar UMKM, Turnamen Basket Trio 3, talkshow bisnis UMKM lokal, literasi asuransi, permainan anak tradisional, workshop pewarnaan benang tenun ikat, lomba menyanyi Himne Guru, talkshow kesehatan tentang pencegahan stunting, hingga workshop memasak pangan lokal bergizi. Pada malam harinya, masyarakat juga disuguhi hiburan berupa penampilan band, seni budaya, tarian, choir, dan pertunjukan lainnya yang menyatukan seluruh lapisan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa tema tersebut bukan sekadar rangkaian kata indah, tetapi mencerminkan nilai hidup masyarakat Kota Kupang yang menjunjung kebersamaan dan saling mendukung.
Menurutnya, semangat Ketong Baku Dukung, Ketong Baku Sayang adalah nafas kehidupan warga Kupang, yang mengajarkan bahwa kekuatan sebuah kota lahir dari persatuan dan kepedulian antar sesama.
Momentum kegiatan ini juga bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, sehingga menjadi pengingat bahwa proses belajar tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga di tengah kehidupan masyarakat.
Wakil Wali Kota menilai kegiatan tersebut menjadi ruang strategis untuk mendorong pelaku UMKM naik kelas.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
