*Percepatan Tiga Lokasi Huntap*
Pembangunan Huntap melalui skema relokasi terpadu direncanakan pada tiga lokasi di Kecamatan Titehena, yakni Kuhe di Desa Konga serta Todo dan Walang di Desa Lewolaga.
Lokasi Kuhe seluas 5 hektare merupakan lokasi dengan progres pengadaan tanah paling maju. Pemerintah Kabupaten Flores Timur telah menyelesaikan pembayaran ganti rugi, sementara proses selanjutnya adalah sertifikasi tanah dan penyelesaian administrasi pertanahan.
Pada lokasi Todo seluas 25,98 hektare, tahapan identifikasi, inventarisasi dan pengumuman telah dilakukan. Proses selanjutnya adalah penilaian serta penghitungan biaya ganti kerugian.
Sementara lokasi Walang seluas 22 hektare masih berada dalam tahap persiapan administrasi pertanahan.
Ketiga lokasi tersebut memiliki luas sekitar 52,98 hektare. Gubernur Melki menegaskan pentingnya percepatan penyelesaian seluruh proses pertanahan dan administrasi agar pembangunan fisik Huntap dapat segera berjalan.
“Ini kita harus kerja cepat. Dari sisi pertanahan harus segera diselesaikan, karena pembangunan rumah dan fasilitas pendukungnya tidak boleh terus tertahan oleh persoalan administrasi,” tegas Gubernur.
Pemerintah Kabupaten Flores Timur juga menargetkan pembangunan 244 unit rumah di Kuhe pada tahun ini. Karena itu, seluruh pihak diminta mempercepat penyelesaian berbagai tahapan yang masih menjadi kendala.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
