Program ini bertujuan untuk mengintegrasikan ilmu dan teknologi dalam rangka membangun masyarakat yang lebih baik.
Lebih lanjut, Prof. Adrianus menjelaskan LLDIKTI Wilayah XV memfokuskan pada daerah-daerah tertinggal di NTT yang masih menghadapi tantangan besar dalam pembangunan manusia dan kesejahteraan sosial.
Dengan fokus pada tiga kabupaten dengan status daerah tertinggal, LLDIKTI berharap dapat mengurangi ketimpangan sosial dan ekonomi di NTT.
Program-program seperti KKN Tematik “Gentaskin” yang melibatkan mahasiswa secara langsung dalam kegiatan pengabdian masyarakat, akan menjadi salah satu cara untuk mengatasi masalah kemiskinan dan stunting yang masih terjadi di beberapa daerah.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya belajar di kampus, tetapi juga terjun langsung ke masyarakat untuk memberikan solusi yang dibutuhkan,” ujar Prof. Adrianus.
Program Gentaskin ini juga melibatkan mahasiswa dalam aksi nyata yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah-daerah tertinggal.
Prof. Adrianus menegaskan bahwa LLDIKTI Wilayah XV dan seluruh mitra pendidikan tinggi berkomitmen untuk menjadi bagian dari solusi menuju Indonesia Emas 2045.
Fokus utama adalah memperkuat pendidikan tinggi di wilayah timur Indonesia agar dapat berkontribusi lebih besar terhadap pembangunan nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
