“Peningkatan ini seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan,” ujarnya.
Proyeksi konsumsi BBM selama Satgas diperkirakan naik 8,4% dari rata-rata normal 19.580 KL/hari untuk Gasoline. Sementara itu, konsumsi Gasoil turun sekitar 5,1% dari normal harian 9.596 KL/hari akibat menurunnya aktivitas industri.
Konsumsi Mitan rumah tangga diperkirakan naik 8,5% dari kondisi normal 348 KL/hari, sedangkan LPG meningkat 3,4% dari rata-rata 6.184 MT/hari.
Selain BBM dan LPG, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus juga memastikan pasokan Avtur tetap aman di 13 bandara di Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara.
Pasokan Avtur dipastikan mencukupi untuk mendukung peningkatan penerbangan selama arus mudik dan arus balik Nataru. Konsumsi Avtur naik 2,4% dari rata-rata normal harian 3.504 KL/hari.
Pertamina menjamin stok BBM dan LPG di seluruh SPBU dan agen LPG tetap aman dan terdistribusi merata, termasuk untuk wilayah rawan distribusi.
“Kami memastikan pasokan dan distribusi energi tetap terjaga sepanjang periode Nataru,” kata Ahad.
Pertamina mengoptimalkan infrastruktur layanan yang terdiri dari:
1. 1.473 SPBU
2. 907 Pertashop
3. 1.209 Agen LPG
4. 644 SPBU Siaga 24 jam
5. 917 Agen LPG Siaga
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
