Sumur bor ini memiliki kapasitas tandon 3.300 liter yang akan melayani 276 rumah atau 305 kepala keluarga. Proyek ini ditargetkan selesai awal tahun 2025.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Direktur Keuangan Pertamina Patra Niaga, Arya Suprihadi, pada Jumat, 27 Desember 2024 di lokasi pengeboran sumur.
Moment tersebut dihadiri Ketua Badan Permusyawaratan Desa Kobasoma, Lukas Lulu Wada, serta Camat Titehena, Kapolsek Titehena, dan Danramil Wulanggitang.
“Air adalah sumber kehidupan. Kami harap sumur bor ini bermanfaat bagi kebutuhan masyarakat sehari-hari,” ujar Arya.
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan sumur bor.
“Kami harap sumur ini terus dipelihara agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ungkapnya.
Lukas Lulu Wada menyampaikan rasa terima kasih atas berbagai bantuan yang telah diberikan Pertamina sejak awal bencana.
“Bantuan Pertamina sangat meringankan beban kami selama masa pengungsian. Semoga Pertamina terus sukses dalam menjalankan misinya,” tuturnya.
Trauma Healing untuk Anak-Anak
Selain bantuan fisik, Pertamina juga memberikan perhatian khusus pada anak-anak pengungsi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
