Ia mengakui ada kondisi khusus di Kupang karena sebagian besar garis pantai merupakan kawasan konservasi. Selain itu, dari hasil wawancara dengan nelayan, pembangunan tambatan perahu yang menjorok ke laut di beberapa titik dinilai kurang efektif.
“Apabila pembangunan tambatan perahu tidak memungkinkan, dapat dipertimbangkan alternatif seperti tangga pengangkatan ikan yang lebih memberikan manfaat. Pembangunan KNMP tidak harus kaku, bisa disesuaikan melalui mekanisme CCO sesuai ketentuan,” jelasnya.
Ia menegaskan prinsip utama program ini adalah kemanfaatan.
“Yang paling penting bukan hanya jumlah KNMP yang terbangun, tetapi setelah dibangun dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Pemkot Kupang menyampaikan terima kasih kepada KKP RI atas kepercayaan tersebut dan menyatakan kesiapan mengawal pembangunan hingga tuntas agar manfaatnya dirasakan langsung oleh nelayan Kota Kupang.
(*/ran)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
