ENDE, kabartimor.com—Gempa mengguncang, gedung rumah sakit rusak, pelayanan terpaksa bergeser ke tenda. Namun pelayanan kesehatan tidak boleh ikut berhenti.
Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena memastikan rumah sakit terdampak tetap melayani masyarakat. Sekaligus mendorong perbaikan total fasilitas yang dinyatakan tidak layak digunakan.
Penegasan itu disampaikan dalam rangkaian agenda Gubernur Melki berkantor di Pulau Flores. Tujuannya untuk memastikan penanganan dampak gempa berjalan optimal.
Selasa (8/9/2026), Melki memantau kondisi RSUD dr. TC Hillers Maumere, Kabupaten Sikka.
Sehari kemudian, Rabu (9/9/2026), ia memantau RSUD Ende.
Dua rumah sakit tersebut menghadapi kondisi berbeda setelah gempa. RSUD TC Hillers harus menjalankan sejumlah pelayanan dalam keterbatasan karena beberapa gedung masuk kategori merah berdasarkan asesmen teknis.
Sementara RSUD Ende, berdasarkan rekomendasi teknis Dinas Pekerjaan Umum, masih memiliki gedung pelayanan kategori hijau yang dapat digunakan.
*TC Hillers: Rusak Berat, Perbaikan Total Harus Jalan*
Saat memantau RSUD dr. TC Hillers Maumere, Selasa (8/9/2026), Gubernur Melki melihat langsung pelayanan yang masih berlangsung di tenda darurat, teras dan halaman rumah sakit.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
