Sejumlah gedung belum dapat digunakan setelah dinyatakan kategori merah oleh tenaga ahli bidang Pekerjaan Umum.
Meski demikian, pelayanan tidak dihentikan. Poli darurat tetap beroperasi dan perawatan pasien terus dilakukan dengan fasilitas yang tersedia.
Melki menegaskan, bangunan yang telah dinyatakan tidak layak tidak boleh dipaksakan untuk digunakan.
“Kalau hasil asesmennya sudah merah, maka kita tidak boleh memaksakan gedung itu untuk digunakan. Keselamatan pasien dan tenaga kesehatan harus menjadi prioritas. Karena itu, rumah sakit ini harus diperbaiki secara total,” tegas Melki.
Ia memastikan Pemerintah Provinsi NTT akan terus memantau proses penanganan RSUD TC Hillers. Serta berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan kementerian terkait agar kebutuhan perbaikan segera ditindaklanjuti.
*RSUD Ende: Tetap Berfungsi, Bagian Kritis Masih di Tenda*
Sehari berselang, Gubernur Melki bergerak ke RSUD Ende.
Di rumah sakit tersebut, Rabu (9/9/2026), Melki menerima laporan Direktur RSUD Ende Ester Puspa Jelita. Laporan itu mengenai kondisi fasilitas dan pelayanan pascagempa.
Berdasarkan rekomendasi teknis Dinas Pekerjaan Umum, gedung pelayanan RSUD Ende masih berada dalam kategori hijau dan dapat digunakan. Sejumlah pelayanan yang sebelumnya dilakukan di tenda mulai kembali masuk ke gedung rumah sakit.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
